Pica Sempe deng Balangang

"KASIANG KAMENANGAN PICA SEMPE DENG BALANGA"

Kalimat di atas saya sering mendengarkannya dari seorang nenek di negeri saya, kebetulan ia juga adalah nenek sepupu saya. Ketika ada suatu kondisi dimana ada tersiar berita bahwa ada orang lain atau keluarga yang susah karena sakit atau, bahkan sampai menyebabkan ia meninggal dunia, maka Ia (nenek Adi namanya; ia sudah Almarhum) selalu mengucapkan kalimat ini spontan.

Ketika saya mencoba mengartikannya, ada makna tersendiri juga di dalam kalimat atau frasa ini Kasiang (Artinya : Susah/Sulit/Sengsara) Kamenangang (Artinya : Kemenangan/kejayaan/Keagungan), Pica (artinya: Pecah/hancur/Rusak) Sempe (Artinya: Alat perlengkapan makan yang terbuat dari tanah liat yaitu wadah khusus tempat makanan Papeda), deng (Artinya: dengan), Balangang (Artinya : Tempat masak yang terbuat dari tanah liat, yaitu nenek moyangnya panci). 

Dari kalimat atau frasa tersebut, Ia sedang mengartikan bahwa dalam setiap kehidupan manusia yang berada  dalam kepelbagaian realitas hidupnya; susah atau senang, kaya atau miskin, kuat atau lemah, pasti suatu waktu akan lenyap/punah/hilang. Yang kemudian ia artikan lewat pecahnya "sempe deng balanga" (sebagai alat yang kapan saja bisa musnah sekalipun benda itu sangat berarti bagi hidup). Dari tulisan ini, memungkinkan bagi saya belajar nilai-nilai hidup dari generasi terdahulu kita, yang mana mereka mengartikan segala sisi realitas hidup mereka dalam cara-cara yang unik, dan contoh ini sebagai salah satu dari yang lainnya.

Justru dari hal ini, saya tertarik untuk memuatnya dalam postingan blog saya, yang masih terkait dengan beragam tradisi orang Lease. Dan saya senang berbagi hal ini bagi anda sekalian. [S.A.95] J.Pattiasina

2 comments :

Evan said...

Dangke banya for carita2 luar biasa di "kintal" ini ...beta sangat sanang karena sangat membantu beta pu tugas di tampa karja....jangan berhenti menulis krn ini baik...apalagi macam beta yg besar di tanah orang.beta bisa belajar ttg maluku....mar kalau bisa, dapat info lg dari maluku lain juga sprt maluku tenggara dg maluku lain2.

Jimmy Pattiasina said...

Danke banya bung Evan..

Iya, akan diupayakan kedepan untuk menambahkan lagi informasi dari wilayah lain di Maluku. Horomate..!!!

Post a Comment

Dengan Senang Hati Beta Menanti Basuara Sudara-Sudara.

Video Profile Negeri Booi

Isi Kamboti

Google+ Pung

Tampa Kaki

Selamat datang di blog TRADISI MALUKU.. Semoga bermanfaat bagi anda!!