BAHASA AMBON HARI-HARI; PART I

Basudara gandong jang kurang hati beta sulama baru mau posting sesuatu kombali di blog ini, mangarti jua ada sadiki sibuk too.. 

Kali ini beta mau posting draft yang sebenarnya beta sudah buat beberapa bulan lalu maar blom sempat di posting, yaitu tentang bahasa Ambon Hari-hari yang  biasa beta dengar deng beta pake waktu dolo-dolo di tinggal di Saparua 

(Saudara sekalian saya minta maaf sudah lama saya tidak memposting sesuatu di blog ini, sorry karna ada sedikit kesibukan..... Jadi kali ini saya mau posting draft yang sebenarnya saya sudah buat dan simpan beberapa bulan lalu tetapi tidak sempat, yaitu tentang kumpulan bahasa daerah ambon yang lazim didengar dan saya pakai waktu masih tinggal di Saparua ).


A

ABU = Debu
AER = Air
ANIONG; ANYIONG  = Alat bantuan untuk menjinjing sesuatu di kepala, yaitu dari kain.
ARUARU = Alat yang terbuat dari kayu atau Bambu yang lazim di pakai untuk membuat papeda (makanan khas Maluku).
 AMANISSA  = Salah satu alat penangkap ikan (sejenis "bubu" kecil), yang dianyam dari bambu bebentuk seperti kerucut.
ATITING = Wadah yang terbuat dari anyaman bambu.
AMATOO = Ucapan selamat tinggal; Sampai Jumpa.
ANANAS = Nenas.
ANDARINYO = Capung
ANANA; ANA-ANA = Anak-anak.
ASISANG  = Yang pertama mencoba, mempraktek, atau memulai.
AGAS = sejenis serangga kecil, mirip nyamuk yang suka menggigit.
ANGGALE =  Bolak-balik/asik
ANYO-ANYO = Terapung-apung
AHE;  TAHE = Ikat menyambung sesuatu.
ASSO = Tidak sekarang.
AMUNNA =  Membersihkan sesuatu/segala sesuatu.
AKORT = Bermufakat/Setuju
AHALANG = Alat bantu untuk memikul Air.
AHEBO = Luka-luka kecil akibat gatal/Bekas luka di kulit
ALE = Anda, Kamu (Sebuatan umum, yang terkesan menghargai siapapun yang menjadi teman berkomunikasi).
ALLAPA =  sebutan yang biasa dipakai, yaitu mengarah pada situasi yang belum tentu diketahui hasilnya, apakah bisa berhasil atau tidak; lebih bersifat pesimis.
ALAPRITOL; ALPLETOL = Sejenis senjata yang dahulu dibuat dari potongan-potongan kayu, yang ditajamkan ujung-ujungnya (kedua sisinya); dan cara penggunaannya oleh mereka yang senang memakai senjata ini yaitu mereka mahir melampar.  
APULA = Kulit buah kenari bagian luar yang telah membusuk
ATORANG = Peraturan
ARUMBAI; AROMBAE = Perahu Kora-kora.
ASANG = Asam
ASUANG = Potongan kayu mentah, yang di potong dalam ukuran-ukuran tertentu untuk membuat pagar pekarangan rumah (misalkan), dll.
AER = Air
ATLEPA = Menaruh sesuatu dengan posisi melintang panjang.


B

BADO = Sama dengan; Sama saja.
BAILEO; BAILEU = Rumah adat 
BATEREK = Usil/Jahil/bercanda
BALAGA = Angkuh, Sombong.
BALLABOR =  Blekpotan.
BALAMBOR = Berserakan kesana sini; menunjuk pada sampah yang berserakan.
BALLA = Belah, atau sebutan lain dari hendak memukul seseorang. 
BAMETI = Kegiatan melaut waktu air surut "meti"(dalam bahasa Ambon), untuk mencari ikan, keong (bia), dll.
BASONDO = Menyelah pembicaraan orang lain dengan sengaja tanpa meminta izin.
BABOSTOK = sebutan bagi seseorang perempuan yang berbodi sintal.
BABENGKENG =  Meraju yang berlebihan dan hendak menarik perhatian orang lain atas tidakannya.
BAPIKOL = Memikul
BABELO = Menggali lobang/Cangkul
BABANTING = Meraju yang berlebihan dan menjatuhkan badan ke tanah.
BAOSTAR = Jorok/kotor sekali.
BALE = Balik/kembali
BALLE = Melilit/mengikat.
BALEK/BELEK = Kaleng
BARIBUT/BARIBOT = Buat Gaduh. 
BALEJA = Sesuatu yang sangat lembek jika dipegang (bersifat cair), berlumur. bergetah.
BALAGU = Belagu, suka jual mahal, suka menarik perhatian orang, jika ditawarkan sesuatu malu-malu tapi sebenarnya mau.
BALENGANG = Oleng 
BALENGGANG = Goyang
BALANGA/BALANGANG = wadah yang terbuat dari tanah liat, berbentuk belanga.
BADAKI = Lihat Baostar
BAGALI = Perasaan geli terhadap sesuatu.
BALOBE = Kegiatan melaut untuk mencari ikan pada waktu malam saat air surut (meti), dengan diterangi lampu GAS (Petromax) atau obor, dll, dan dilengkapi dengan perkakas lainnya seperti parang, kurkunci, kalawai, untuk menangkap ikan.
BALIMBING = Buah Belimbing.
BONTAL = Bulat
BOUT = Potongan Danging dalam ukuran besar.
BORGOR = Besar; Sebutan untuk untuk salah satu jenis nenas, yaitu "Ananas Borgor".
BATONG; BETONG = Kami; kita 
BANANG RAJA = Pelangi
BANANAH = Bernanah
BEMBENG = Jinjing dengan tangan.
BAKANDA = Main serong/selingkuh.
BAKASANG =  
BASTEL = Bergaya
BAKIRA = Permisi mendahului.
BATAMANG = Berteman, atau Menemani.
BATAMBONG = Banyak sekali
BAGAHE = Rangsangan hendak menarik keluar dan membuang lendir dari dalam mulut.
BILALO = Proses melicinkan jubin/lantai dengan cara tradisional.
BASALENG = Memakai baju.
BARNANG = Berenang
BARANTANG = Kesepekatan membagi hasil atau tanggung jawab dengan adil.
BAKESTENG =
BAKAREO; BAKAREU = Berkelincang; semacam gemetar; badan bergerak-gerak karena rasa sakit atau rangsangan sesuatu.
BACICO = Perilaku anak yang tidak tenang ditempat, 
BANER = Akar pohon besar seperti Pohon Beringin, Durian, Kenari, dll.
BONGSO = Adik, saudara gandong.
BOBOU = Bau
BOLANA = Nama Ikan 
BOBARA = Nama Ikan
BOMBAT = Sangat Gemuk 
BORGOR = Kasta Besar
BICO = Perut Buncit; gerak lambat, tidak gesit karena berat badan yang berlebihan. 
BINTOL = Benjol
BIKING = Buat
BINTANGGOR = Nama pohon yang buahnya dahulu dijadikan bahan dasar pembuatan lilin tradisional orang Maluku, namanya "KANJOLI" .
BISTUNGKER = Tanaman ubi kayu yang bertumbuh sendiri di alam.
BOBENGKA; BABENGKA = salah satu penganan khas Maluku Tengah, seperti BOBENGKA HARUKU.
BISOL = Bisul.
BOLOLENG = Roti; identik dengan roti goreng.
BORE = Membius Ikan, dll.
BROT = Roti.
BAGARA = Bergerak.
BOTI = Buncit 
BULANG = Bulan
BELANG = Kelompok pendayung arumbai; salah satu olahraga dayung tradisional di Maluku Tengah "perahu belang".
BEMBANG =  Mengantar pergi seseorang 
BERA = Buang air besar
BERANG = kain yang sengaja diikat di kepala oleh orang Maluku Tengah dan sekitarnya, sebagai tanda tertentu, dengan pilihan warna-warna sesuai dengan adat istiadat atau kondisi-kondisi tertentu (Misalnya Berperang).
BUJU = Menimang anak untuk cepat tidur.
BUJU-BUJU = amp;gt; Merayu
BONENG = Sebutan untuk gigi seri yang mencolok kedepan.
BALAMBOR = Membuang sesuatu (sampah) dengan sembarangan dan tidak teratur (tidak pada tempatnya).
BOMBONG = Penuh sampai tumpah/ wadah yang diisi sampai penuh dan dipaksakan untuk tetap bisa menampung lagi.
BUTU = lihat KALOT; Sebutan untuk Penis.
BULU = Bambu.
BEMBANG = Menghantar atau mengarahkan.
BOBBA = Luka yang bernanah, dan telah membesar.
BALACANG =  
BULLUS = Blous; pakaian perempuan.


C 
CAKE/CEKE = Makan; biasanya sebutan ini sangat kasar.
CAKADIDI = Agresif, seseorang yang suka tidak tetap ditempat.
CACURANG = Alat untuk membantu mengisi miyak pada kompor, Botol, dll.
CAPOCI = Salah satu jeni permainan anak-anak 
CAPEU =  Topi
CALANA = Celana
CIDAKU = Celana
CAMPARADU = Amburadul, tidak tertata.
CALAKATE = Sudah agak matang
CECELEPU = Di buat kepayahan/payah.
CUNGKEL = Mengungkit sesuatu agar terlepas.
COLE = Tusuk Konde
COLO = Celup
COBE = Wadah untuk membuat sambal/terasi.
CIGI = Tarik dengan spontan.
CIKAR = Hendak melakukan sesuatu dengan Segera/Serempak
CIKUANG = sebuatan lain untuk hendak memukul, menjitak, dll.
CUBI = Cubit 
CUCUR = Salah satu penganan khas Ambon
CUKI = Proses penetrasi saat bersetubuh (making love); sering juga dipakai sebagai salah satu makian.
CUKIMAAI = Makian; yang artinya bersetubuh dengan ibu.
CUKARDELLEN = Makian yang dianggap sedikit halus dari"cukimaai atau cuki"
CELE = Salah satu model pakaian tradisional khas Maluku Tengah; Pulau Ambon, dan sekitarnya (baju cele).
CERE = Cerai 
CEBO = Membersikan anus/kelamin setelah membuang air besar dengan memakai air/tissu
CILAKA = Celaka
COLO COLO = Kua Asam dari asam lemon cina atau asam cuka, yang biasanya menemani makan papeda.


D  

DAGANG = Sebuatan khas untuk orang Asing, atau pendatang; "orang dagang". 
DAKI = Kotor, kotoran yang menempel pada kulit berupa debu dan lain sebagainya.
DAPOR = Dapur
DEGDEGU = Tempat memasak yang dibuat tergantung.
DIPANG = Tempat tidur, yang tidak berkasur.
DODESU/DODESO = Perangkap, jerat.
DULANG = Wadah yang biasa dipakai berbentuk baki, tapi terbuat dari kayu.
DANGKE = Terima kasih.
DONDANG = Sebutan bagi buah ZAKAR.
DORIANG = Durian
DOTI = Semacam ilmu santet 
DOLO = Dulu 
DOMINGGU = Hari minggu, sebuta dari orang Sarani di Ambon untuk hari beribadah. 
DODAGA = Motif depan dari sebuah kain, yang biasanya di kenal sebagai tanda pembeda, mana bagian depan kain, mana yang bagian belakang sebuah kain sarung saat di pakai.

E

EMPENG = Kurus
ELA = Isi sagu yang baru di ambil dari pohonnya sebelum diperas menjadi sagu mentah (saripati).
ENDANDEP = Salah satu permainan tradisional anak-anak.
ELMESSEH = Sebutan untuk "YESUS"
ENGGO/ENGGO BASAMBUNYI = Salah satu permainan tradisional anak-anak.
ELLENG =  Gentar; Takut.
 
G

GARGANTANG; GORGONTONG = Kerongkongan
GABA-GABA = Pelepah pohon sagu, yang biasanya di pakai maluku membuat dinding rumah, rakit, dll.
GARGATANG
= Gemas

GARRAP = Bekas aliran sungai/kali yang sudah kering.
GALOJO; GOLOJO = Rakus
GACU/GACO =  
GAMBRET = semacam hompimpa
GATA-GATA = Alat untuk menggulung adonan Papeda (makanan khas Maluku.
GOSEPA = Rakit
GOSSO = Elus
GOSAU = Nama ikan 
GORINDA = Mengoyak-oyak sesuatu dengan kasar.
GALAS = Gelas
GALOS/GOLOS/GLOS
GOBANG = Uang Logam 
GOGOS = Nama salah satu penganan khas Ambon yang terbuat dari beras ketan.
GOLEBA = Tali yang dibuat dari anyaman kulit dahan kelapa, atau dahan sagu yang muda.
GOROS; GAROS = Besar.
GOMIRA = Nama sayuran
GANEMU; GANEMO = Nama sayuran melinjo
GEPE =  Tindis, tekan.
GETE-GETE = Nama ikan berukuran kecil (sering dipakai sebagai kiasan melambangkan yang "kecil"). 
GOYAWAS; GIJAWAS =  Jambu biji 
GOTANA = Nama ikan yang bau amisnya sangat kuat.
GATA = Mencoba mencepit sesuatu dengan suatu alat bantu. 
GATA-GATA = Alat tradisional untuk menjepit bara api didalam tungku.
GILI-GILI = Rasa Geli; Menggelikan hati.
GENGGO = sejenis serangga yang suka sekali anak-anak kecil menangkapnya dan mengikatnya dengan benang, dan membiarkannya terbang. ada dua jenisnya, berwarna Hitam kebiru-biruan, dan yang satu jenis lainnya berwarna emas (ukurannya agak besar). 
GONDAL =  Nama pohon 



H
HOTU/HETU = Bicara
HOGOR = Membawa Issu
HAHESSI = Tali yang dibuat dari kulit luar bambu.

HAHAKAE = Makan puji.
HALUA =  Penganan yang terbuat dari kenari dan gula merah; cocok untuk ngemil.

HAYAL = lihat Kapista
HAGA-HAGA = Mencoba-coba.
HELAHAI = Menghela napas dalam-dalam, menghela napas tanda sekarat.
HODENG = Bagus.
HENER = Mengalir/hanyut.
HOHATE/HUHATE = Pancing.
HEK = Ceguk
HOKMAT = Berbicara secara spontan dan tegas dengan suara yang keras.
HOSTES = Sebutan untuk wanita panggilan; pelacur. 
HESSE = Ceper; tidak berbentuk bulat atau elip yang benar.
HUTUL = Rorok ayam
I
ISKOROBI = Usir; Mengusir.
ISTIRIKA = Setrika
ISKEREK = Kaget
ISTEREK = Kuat tenaga, gaga perkasa.
ILO = Jinjing di atas bahu; lihat "pikol/hala".
ISTORI = Berbicara/bercerita 
IDONG = Hidung
ISTAGA = Astaga
ISAEE = Hujatan
INA = Nona; perempuan muda.
J

JUJARO = Nona, gadis, perempuan yang masih muda.
JALONTO = Gaya menungging.
JAMBAR = Alat tradisional penumbuk untuk meratakan tanah pada saat membuat pondasi rumah atau jubin.
JUK = Alat musik berbentuk gitar mini. 
JAMBATANG = Jembatan.
JENGKRIK = Mengutik Jari tangan.



PART Ke 2, saya pasti membuatnya bagi saudara sekalian yang ingin belajar bahasa Ambon hari-hari.

SEKIAN DULU, AMATOO......!!![sa.95]J.Pattiasina.

11 comments:

ROe said...

wuih.. senang sekali beta menemukan blog ini.
beta copy bahasa ambon ini jua sodara gandong.
sebagai bahan buat keseharian. su lama di negeri orang jadi lupa sedikit kosa kata ambon.

salam kenal sodara.

-roe salampessy-

Jimmy Pattiasina said...

Hahahaha......
Langsung ambil bu.!!! ini memang di bikin khusus buat saudara2 sekalian yang punya tujuan yang sama, kayak bu Roe skarang...!!

Untuk Part Kedua dalam waktu dekat, sudah bisa di posting.
Jadi di tunggu yah..?

Gerry Pattiata said...

Danke banya bung....Ale pung blog ini mantap! Par beta anak ambon yang lahir deng besar di tanah Jawa, beta rasa blog ale ini biking katorang lebih banyak tau tentang katong pung negeri ambon manise. GBU.

Jimmy Pattiasina said...

Sama bung Gerry,

Danke su mau mangente kintal sapanggal ni, jang lupa bale2 kio. deng kasih kritik saran lai ee..

Horomate,
Mena..!!!

Anonymous said...

klo tarr salah kaka bu kebanyakan kosa kata ambon itu ad pangaruh dar balanda denk portugis laee too??
kaya barot,lenso,istraat,kadera,ganemo,sendo pork,marsegu,denk masih banya yg bt su lupa.!

Jimmy Pattiasina said...

Iya bung, memang sebagain besar bahasa ambon hari-hari juga terpangaruh bahasa Portugis dan Belanda, yang seperti bung contohkan dengan beberapa kata diatas.

Tetapi tidaklah salah juga kalau orang Maluku Masih nyaman mempergunakan kata-kata tersebut sampai hari ini; dan bagi mereka (orang ambon lainnya) yang tidak tahu dari mana asal kata-kata tersebut,dan bagi mereka merasakan itu adalah bahasa mereka. Begitulah realitas pertemuan satu budaya dengan budaya lainnya, dan tidak bisa kita menghindari proses asimilasi bahasa semacam begini.

Horomatee!!

Lygieal Gosob said...

Terimakasih kaka.
beta suka blognya.

salam kenal dari HATAPAYO.

Jimmy Pattiasina said...

Salam kenal lagi bung HATAPAYO..

Horomate..!!

Anonymous said...

Mantaapp. Isi blog ny bnyk membantu.
Salam kenal dari gw vicky loupati.

Anonymous said...

Bolehkah saya bertanya ? Bahasa Ambonnya kata benih, bilamana, engkau,hantam, kabut, peras, pusar, tongkat. Terima kasih

martina diana said...

im like it blog beta punya:)
part 2nya jangan lama lama yah;;)

Post a Comment

Dengan Senang Hati Beta Menanti Basuara Sudara-Sudara.

Google+ Followers

Followers

Selamat datang di blog beta TRADISI MALUKU, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga bermanfaat bagi anda!!