TRADISI BAMETI

Tradisi ini dapat terlihat di negeri-negeri pada umumnya di Maluku. Tetapi tidak semua negeri-negeri dapat melakukan tradisi ini, sangat mungkin bagi negeri-negeri yang memiliki hamparan pantai yang luas, ketika air surut, dapat mengeringkan sampai ratusan meter mulai dari tepi pantai. fenomena alam ini yang kemudian disebut orang-orang Maluku dengan "air Meti" (air surut). Sementara air pasang di sebut (air pono). Di pulau Lease banyak negeri-negeri yang sering melakukan "tradisi bameti" ini. 

Tradisi bameti adalah suatu bentuk pencaharian sampingan ketika kebutuhan bahan konsumsi daging ikan mahal di pasar bagi negeri-negeri yang berada di pesisir pantai. Maka alternatifnya banyak orang mulai bameti. Dapat dikatakan kegiatan ini adalah sebuah tradisi turun temurun, dari generasi terdahulu di Maluku yang benar-benar telah terbiasa memiliki kekayaan laut yang lebih dominan. Alasan tradisi di atas, adalah alasan masa kini, tetapi dalam sejarah bameti lazimnya, itu hanya dilakukan pada waktu musim gelombang, yang tidak memungkinkan pencaharian memakai perahu sehingga bameti benar-benar di jadikan pilihan utama semua orang untuk memenuhi kebutuhan protein hewani yaitu dari sesuatu yang berasal di laut. Sebab bagi orang Maluku yang tinggal di pesisir pantai makan tanpa Ikan atau alternatif hewani lainnya dari laut, akan mengurangi nafsu makan mereka. Fakta inilah yang melatarbelakangi tradisi bameti ini terpelihara sampai sekarang. 

Biasanya dalam melakukan tradisi bameti ada beragam bentuk kegiatannya. Antara lain:
  • Amanisa/amunisa adalah sebutan terhadap kegiatan yang dilakukan kaum hawa, dengan memakai alat tangkapan yang teranyam dari bambu, dan membetuk satu wadah yang memiliki satu lobang (disebut sebagai mulu/pintu amanisa) masuk, untuk menangkap ikan kecil dalam kolam-kolam kecil yang tidak kering waktu air meti. Dengan cara 2 sampai 4 buah amanisa diletakkan mengitari sebuah batu yang di curigai tempat ikan bersembunyi, dan tentunya ketika batu tersebut di balik maka ikan yang ada pasti mencari tempat persembunyinya, maka ikan-ikan tersebut akan menerobos masuk di dalam amanisa.
  • Cari Bia : adalah kegiatan dari semua orang tanpa memandang kecil besar, laki-laki atau perempuan, tua atau juga yang muda, yang dengan pengalaman mengamati tertentu, mereka mencari jenis-jenis siput atau keong laut (Bia) yang hidup di habitannya. Kegiatan ini, tidak juga di pandang mudah, atau juga tidak terlalu sulit bagi yang sudah berpengalaman. Sebab kesulitan terbesar, adalah tidak bisa membedakan betuk keong atau siput tertentu dengan batu-batu kecil yang berlumut. Dalam mencari Bia ada jenis bia tertentu yang sering menjadi sasaran pencarian sekaligus dijadikan hobi bagi orang laki-laki pada umumnya, yaitu mencari bia sageru (nama bia ini lazim di Lease). Mencari bia sageru ini unik, yaitu harus memakai lidi (kumur) kelapa sebagai alat tangkapannya. Dimana lidi ini akan di tusuk tepat pada salah satu dari 2 lobang mulut bia sageru ini, maka dengan sendirinya bia sageru akang menutup tubuhnya dan tertahan lidi tersebut di tubuhnya. Sebab bia ini tertanam di dalam pasir, dan sulit menemukan bentuk dirinya, hanya dapat di tandai dengan dua lobang yang muncul di permukaan pasir tersebut. Khusus untuk mencari bia Sageru di haruskan berjalan tidak terburu-buru, karna sangat sensitif sekali bia ini, dan spontan akan menutup dua lobangnya (yang adalah mulutnya).
  • Gale taripang adalah kegiatan menggali jenis teripang tertentu. Bagi mereka yang sudah berpengalaman mereka tahu betul tempat teripang ini hidup. Biasanya jenis teripang ini hidup bekelompok dalam pasir dan karang. Dengan begitu harus memakai linggis sebagai alat untuk menggali lobang untuk menemukan teripang-teripang ini. Teripang jenis ini biasanya memiliki nama tertentu di setiap negeri di Pulau Lease. Kalau di negeri Booi (negeri saya), dahulu hingga kini dikenal dengan nama Teripang Sai-sai.
  • Adapula yang mencari jenis jamur-jamur tertentu, yang bisa di makan. 
  • dll. [S.A.95] J.Pattiasina



0 comments :

Post a Comment

Dengan Senang Hati Beta Menanti Basuara Sudara-Sudara.

Video Profile Negeri Booi

Isi Kamboti

Google+ Pung

Tampa Kaki

Selamat datang di blog TRADISI MALUKU.. Semoga bermanfaat bagi anda!!